Tampilkan postingan dengan label Biro Perjalanan Haji dan Umrah Baitussalam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biro Perjalanan Haji dan Umrah Baitussalam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Mei 2011

Waiting List Haji 2010 mencapai 1,2 Juta jama'ah

haji
Pelaksanaan ibadah haji tahun 1431 H/2010 secara umum berjalan baik dibandingkan tahun lalu, namun masih terdapat beberapa perbaikan yang perlu mendapatkan perhatian.
“Secara umum penyelenggaraan haji tahun 2011 berjalan baik dengan beberapa catatan diantaranya terkait daftar tunggu haji yang mencapai 1,2 juta orang, kata Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Abdul Gafur Djawahir pada rapat evaluasi pelaksaan haji 2010.
Gafur lebih lanjut menyatakan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1431 H/2010 M yang dimulai sejak masa pendaftaran, pembinaan dan bimbingan manasik, penyelesaian dokumen dan paspor, masa pemberangkatan, pelaksanaan operasional di Arab Saudi, dan masa pemulangan telah selesai dilaksanakan dengan baik dan lancar.
Namun dalam rapat evaluasi itu seluruh peserta memberi catatan perlunya memberi perhatian agar kualitas pembinaan dan bimbingan ditingkatkan. Termasuk pula pelaksanaan katering jemaah, dan menurunnya on time performance (OTP) angkutan pemulangan jemaah haji ke tanah air dapat diperbaiki, katanya.
Untuk itu, peserta meminta kepada Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Slamet Riyanto agar mengusulkan kepada Menteri Agama tentang rancangan kebijakan penyelenggaraan ibadah haji 1432 H/2011 M, di antaranya besaran kuota haji Indonesia tahun 1432 H/2011 M sama dengan tahun 1431 H/2010 M sebanyak 211.000 orang.
Hal lainnya yang menjadi catatan peserta adalah pemerintah agar tetap mengupayakan tambahan kuota dengan menyesuaikan hasil sensus penduduk Indonesia tahun 2010, sehingga jumlah kuota diharapkan dapat mencapai 235.000 orang. Pembagian kuota provinsi tetap menggunakan rumus 1/1000 dari penduduk muslim. Apabila mendapatkan kuota tambahan pembagiannya diprioritaskan kepada daerah yang daftar tunggunya masih panjang.
Selain itu, mengupayakan percepatan waktu pelunasan BPIH tahun 1432H/2011M. Percepatan pengembalian dana jemaah batal. Pengembangan sistem akuntansi, pelaporan keuangan BPIH, dan penataan asset haji. Mengusulkan penerbitan paspor biasa bagi jemaah haji dari 48 halaman menjadi 24 halaman. Mengupayakan penerbitan paspor jemaah haji lebih awal yaitu bulan April 2011.
Tetap menggunakan Dokumen Administrasi Perjalanan Ibadah Haji (DAPIH) sebagai sarana pengendali data jemaah. Mengupayakan pemanfaatan perangkat Siskohat Kab/Kota yang telah memiliki biometrik sistem untuk kelengkapan database haji melalui pengambilan foto dan sidik jari pada saat pendaftaran haji.
Termasuk pula penyesuaian masa berlakunya peraturan bersama antara Menteri Agama dengan Menteri Hukum dan HAM tentang penerbitan paspor untuk tahun 1432H/2011.
media centre haji/taufik rachman


Sumber : jurnalhaji.com

Senin, 07 Februari 2011

Sekitar 200 ribuan jama'ah berangkat Umrah Tahun 2011 ini

Jakarta (ANTARA News) - Animo masyarakat untuk menunaikan ibadah umrahtahun ini diperkirakan meningkat menjadi 200 ribu orang, dibanding 160 ribu orang pada 2010, kata Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Umrah dan Haji Republik Indonesia (AMPHURI) Fuad Hasan Masyhur di Jakarta, Minggu.



"Masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah Umrah paling tidak bisa mengenal lebih dekat (tanah suci), khususnya bagi yang ingin berhaji karena waiting list (daftar tunggu) jemaah haji semakin tinggi," ujar Fuad Hasan pada pameran bertajuk "Garuda International Islamic Expo ke-6.



Amphuri mengatakan, semakin banyak perusahaan berbagai sektor seperti perbankan yang memberi hadiah umrah kepada konsumennya.



"Kami perkirakan tahun ini jemaah ibadah umrah mencapai 200 ribu," kata pengusaha haji dan umrah ini.



Sebelumnya Dirut PT Garuda Indonesia Tbk Emirsyah Satar yang juga turut dalam pameran itu, menargetkan pertumbuhan penumpang umrah tahun 2011 sedikitnya 20 persen.



"Minimal ada pertumbuhan 20 persen dari 90 ribu pada tahun 2010 menjadi 110 ribu penumpang jamaah ibadah umrah tahun 2011 ini," katanya menjawab pers usai pembukaan.



Emirsyah menyebut, trafik penumpang Indonesia-Timur Tengah per tahun sekitar 1,4 juta orang, dan dari jumlah itu didominasi pasar Tenaga Kerja Indonesia, umroh ke Tanah Suci Mekkah dan pariwisata.



"Kami berkomitmen untuk pasar umroh ini akan terus meningkatkan layanan. Untuk tahun ini, pesawatnya akan kami ganti dari B747-400 ke pesawat baru B777-300ER," katanya.(*)